Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karomah Sunan Kalijaga, Punya Baju Pusaka yang Buat Tubuh Jadi Kebal
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Syekh Jangkung, Jejak Wali Nyentrik dari Pesisir Utara Jawa yang Penuh Karomah

Selasa, 03 Juni 2025 - 06:52:00 WIB
Kisah Syekh Jangkung, Jejak Wali Nyentrik dari Pesisir Utara Jawa yang Penuh Karomah
Syekh Jangkung salah satu tokoh penyebar Islam di Tanah Jawa. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Diusir dari Pesantren, Mengembara hingga Timur Tengah

Meski menunjukkan banyak karomah, perilaku Syekh Jangkung justru dianggap mengganggu tatanan pesantren. Sunan Kudus pun memintanya pergi. Dalam perjalanannya, dia bertemu Sunan Kalijaga dan diberi saran untuk bertirakat di laut.

Saridin yang tidak pandai berenang justru terseret arus hingga ke Palembang. Dari sana, dia melanjutkan pengembaraan ke Timur Tengah untuk memperdalam ilmu agama Islam.

Sekembalinya ke Tanah Jawa, dia menetap di Desa Miyono, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, tempat yang kelak menjadi pusat dakwahnya.

Mendirikan Keluarga dan Menyebar Islam Lewat Tradisi Lokal

Syekh Jangkung menikah dengan Raden Ayu Retno Jinoli, putri Sultan Anyakrawati dari Mataram serta dikisahkan pula menikah dengan putri dari Kesultanan Palembang, Raden Ayu Retnodiluwih. Dari pernikahan itu lahir Raden Bagus Momok Landoh.

Selama bermukim di Pati, dia mengembangkan metode dakwah yang fleksibel, menggabungkan pendekatan sufistik, nilai-nilai lokal, humor dan seni. Namanya pun dikenal hingga pelosok Jawa sebagai wali yang dekat dengan masyarakat biasa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut