Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri KKP Trenggono Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan Lobster, Bidik Potensi Rp17,9 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

KKP Bangun 1.269 Kampung Nelayan Modern, Ditargetkan Beroperasi 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:38:00 WIB
KKP Bangun 1.269 Kampung Nelayan Modern, Ditargetkan Beroperasi 2027
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Modern ditargetkan rampung akhir 2026 dan beroperasi pada pertengahan 2027. (Foto: iNews/Yuwantoro Winduajie)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan PerikananSakti Wahyu Trenggono menyebut pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Modern memasuki tahap konstruksi. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan rampung pada akhir 2026 dan mulai beroperasi pada pertengahan 2027.

“Sekarang sudah mencapai 100 desa nelayan sudah terbangun dan sudah beroperasi. Lalu kemudian di tahun ini juga, secara paralel, ada 1.269 yang sekarang sedang dalam proses konstruksi. Jadi harapannya nanti akhir tahun ini bisa selesai, dan pertengahan 2027 itu sudah bisa beroperasi,” kata Trenggono saat ditemui di Universitas Tarumanagara, Selasa (27/10/2026).

Dia menjelaskan, pembangunan Kampung Nelayan Modern menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut menyasar kawasan pesisir, desa nelayan, hingga pulau-pulau terpencil.

“Terutama terutama adalah soal pembangunan Kampung Nelayan Modern di pesisir, di desa-desa nelayan, di pulau-pulau, ya, yang sangat remote, dan lain sebagainya, itu kita lakukan,” ujarnya.

Selain Kampung Nelayan Modern, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah membangun tambak terintegrasi di Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2027.

Trenggono mengatakan pembangunan ini menjadi salah satu upaya mendorong pemerataan pembangunan di daerah yang selama ini minim tersentuh pembangunan.

“Tapi poinnya adalah di daerah Waingapu itu adalah wilayah yang sangat miskin, yang belum pernah ada sentuhan pembangunan. Di era inilah itu sudah dibangun. Sekarang sedang proses konstruksi, harapannya akhir 2027 ini akan selesai,” katanya.

Indonesia Targetkan Swasembada Garam

KKP juga mendorong program swasembada garam dengan membuka lahan produksi di Rote, NTT. Trenggono menyebut Indonesia selama ini masih mengimpor garam dalam jumlah besar.

“Kita selalu impor tidak kurang dari 3 juta ton garam, dan kita sudah mulai membuka lahan di Rote,” katanya.

Menurut Trenggono, pemilihan Rote turut mempertimbangkan posisi geografisnya yang terpencil dan berbatasan dengan Australia. Pembangunan kawasan produksi garam tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“Dan ini adalah pencapaian yang sangat strategis, ya. Pertama membuka lapangan kerja di lokal, dan kita hire juga orang-orang lokal,” ujarnya.

Program lainnya adalah pengembangan budi daya tematik darat yang direncanakan menjangkau 40.000 desa. Pemerintah menargetkan pembangunan di 1.600 titik dapat diselesaikan hingga akhir 2026.

“Dan kita sekarang sudah mulai, akhir tahun ini tentu akan selesai 1.600 titik, ya, yang dari target 40.000 yang akan dikembangkan,” katanya.

Di sisi lain, KKP juga menjalankan program revitalisasi Pantai Utara Jawa (Pantura), terutama di wilayah yang mengalami kerusakan berat. Program ini diharapkan tidak hanya memulihkan kawasan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

“Itu wilayah yang sudah rusak berat, yang tentu selain revitalisasi itu juga salah satunya untuk meningkatkan apa namanya? Pertumbuhan ekonomi dan sekaligus pembukaan lapangan kerja. Ada 120.000 oranglah kira-kira ya,” ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut