Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Curi 44 Kg Udang Vaname di Tambak, 2 Pemuda Asal Bangka Tengah Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

KKP Segel 144 Ton Udang Vaname Impor di Pabrik PT BMI Lamongan

Senin, 21 September 2026 - 19:48:00 WIB
KKP Segel 144 Ton Udang Vaname Impor di Pabrik PT BMI Lamongan
Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mnyegel udang vaname impor milik PT BMI di Lamongan. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

LAMONGAN, iNews.idKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyegel sebanyak 144 ton udang vaname impor di gudang penampungan milik PT Bumi Menara Internusa (BMI) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin (21/9/2026).

Penyegelan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) lantaran aktivitas impor udang tersebut dinilai memicu persaingan tidak sehat dan meresahkan para petambak lokal. 

Direktur Jenderal PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono menegaskan, produksi udang vaname hasil panen petambak dalam negeri sejatinya sudah sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional. Karena itu, langkah impor yang dilakukan perusahaan dinilai tidak berdasar dan merugikan petambak lokal.

Petugas KKP di lokasi telah memasang garis segel pengawasan resmi serta menerbitkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) guna menelusuri secara menyeluruh rekam jejak impor perusahaan pengolahan hasil perikanan tersebut. 

"Produksi udang vaname petambak dalam negeri sebenarnya sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional, sehingga aktivitas impor ini tidak seharusnya dilakukan," kata Dirjen PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono. 

Saat ini, proses penyelidikan tengah berjalan untuk menentukan bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh PT BMI, apakah masuk ke dalam kategori sanksi administratif atau ranah tindak pidana perikanan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut