KLH Minta Kepala Daerah Waspadai El Nino, Ingatkan Risiko Kebakaran TPA!
Adapun, kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin pertama kali terpantau oleh warga sekitar sejak 28 Juni 2026. Ia menegaskan, bukan sesuatu hal yang mudah melakukan proses pemadaman tersebut.
“Hari ini kami lihat kebakaran sudah hari ke-5 (Sabtu) dan memang pemadaman ini bukan hal yang mudah ya, ini karakteristiknya seperti kebakaran lahan gambut karena mungkin di atasnya sudah terlihat padam tapi ketika lihat di bagian bawahnya masih ada apinya, kapan saja bisa terus kebakar, ada CH4-nya, bisa ada potensi ledakan juga,” sambungnya.
Dia menyebut pihaknya juga telah melakukan sejumlah upaya untuk mendukung proses pemadaman, termasuk monitoring melalui drone serta pemantauan kualitas udara di sekitar TPA.
“Kami sudah minta dilakukan koordinasi dengan pihak bandara dan pihak TNI AU agar bisa melakukan monitoring analisa melalui drone secara berkala, kami juga sudah deploy 2 mobile monitoring system untuk memonitor beberapa hal seperti SO2 (sulfur dioxide), NO2 (nitrogen dioxide), PM 10, PM 2.5 yang kita lihat sudah di atas baku mutu,” kata Diaz.
Editor: Puti Aini Yasmin