Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komaruddin Hidayat Nilai Ijazah Jokowi Masalah Sepele yang Diperpanjang
Advertisement . Scroll to see content

Komaruddin Hidayat Sindir Lambannya Penanganan Ijazah Jokowi, Bagaimana Penyelesaian Korupsi?

Kamis, 09 Oktober 2025 - 15:06:00 WIB
Komaruddin Hidayat Sindir Lambannya Penanganan Ijazah Jokowi, Bagaimana Penyelesaian Korupsi?
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat. (Foto: Instagram @hidayatkomaruddin).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat melontarkan sindiran tajam terhadap lambannya penanganan persoalan ijazah Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Padahal, masalah tersebut dinilai sepele.

Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini mempertanyakan penanganan ijazah seorang presiden yang menurutnya telah berlangsung lebih dari setahun tanpa kejelasan penyelesaian.

“Saya rasa hanya di Indonesia ijazah seorang presiden dipermasalahkan dan ini sudah berjalan berbulan-bulan bahkan setahun lebih,” ujar Komaruddin dikutip dari akun Instagram @hidayatkomaruddin, Kamis (9/10/2025).

Selain itu, dia juga mempertanyakan motif di balik drama tersebut dan menyebutnya sebagai pertunjukan menyimpan agenda tersembunyi. 

Padahal, kata dia masalah ijazah seharusnya bisa diselesaikan dengan mudah dan transparan. “Masalah ijazah itu kan hal yang sepele, ditunjukkan dengan bangga dan sukarela, silakan diuji di lab sehingga selesai masalahnya, tapi nyatanya itu tidak atau belum dilakukan,” katanya.

Dia kemudian mengaitkan lambannya penanganan isu sepele ini dengan tantangan yang lebih besar, seperti korupsi bernilai triliunan rupiah. 

Kemudian, dia juga mempertanyakan bagaimana negara bisa berharap menyelesaikan kasus-kasus korupsi kompleks yang melibatkan banyak aktor dan institusi, jika masalah sederhana saja tak kunjung selesai.

“Kalau masalah yang sepele saja membutuhkan waktu lama, bagaimana kita akan menuntut penyelesaian korupsi yang jumlahnya triliunan, melibatkan banyak aktor institusi dengan modus money laundering,” ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut