Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla, Pastikan Terbuka dengan Kritik
Advertisement . Scroll to see content

Komdigi Kaji Aturan Label Konten AI, Cegah Manipulasi Informasi Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:42:00 WIB
Komdigi Kaji Aturan Label Konten AI, Cegah Manipulasi Informasi Karhutla
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Angga Raka Prabowo. (Foto: Zakky Mubarok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengkaji aturan pelabelan konten kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di platform digital. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan teknologi AI, termasuk untuk membuat konten karhutla yang berpotensi memanipulasi informasi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Angga Raka Prabowo meminta masyarakat lebih waspada dalam mengenali konten kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatra yang dibuat menggunakan AI.

Menurutnya, sejumlah platform digital telah menyertakan label pada konten yang terindikasi menggunakan AI. Label tersebut membantu masyarakat mengetahui bahwa suatu gambar, video, atau materi digital telah dibuat atau dimodifikasi menggunakan teknologi tersebut.

"Sepakat, itu yang makanya kita tekankan. Sekarang kalau teman-teman lebih jernih lagi melihat konten-konten yang sudah ada pembubuhan AI-nya, platform sudah menempelkan AI konten, ada keterangan AI konten," ujar Angga di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Angga menilai, kemajuan teknologi AI memiliki dampak positif sekaligus negatif. Karena itu, kesadaran platform digital untuk memberikan penanda pada konten berbasis AI dinilai penting agar masyarakat dapat menilai informasi secara lebih cermat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut