Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : UNICEF Puji Upaya Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat Program MBG
Advertisement . Scroll to see content

Kominfo Buka Akses Internet di Papua dan Papua Barat secara Bertahap

Selasa, 03 September 2019 - 22:36:00 WIB
Kominfo Buka Akses Internet di Papua dan Papua Barat secara Bertahap
Menkominfo Rudiantara (kiri) memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (3/9/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan untuk membuka akses internet di Papua dan Papua Barat secara bertahap mulai Rabu (4/9/2019) besok. Pembukaan akses internet dilakukan seiring kondusifnya situasi keamanan di dua wilayah tersebut.

Menkominfo Rudiantara mengatakan, pemblokiran akses internet akan diturunkan ke level kabupaten. Kominfo kini tinggal menunggul data daerah mana saja yang dinyatakan telah aman dan kondusif sehingga akses internet akan dipulihkan.

Menurut Rudiantara, langkah ini sesuai dengan perkiraan awal yang disampaikan Menko Polhukam Wiranto bahwa pemulihan akses internet dapat dilakukan mulai 5 September.

"Besok (Rabu) mudah-mudahan sudah ada daftarnya sehingga yang disampaikan Pak Wiranto tanggal 5 sudah mulai dilakukan pemulihan secara bertahap bisa kita lakukan,” kata Rudiantara di Kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Rudiantara mengatakan bahwa Papua terdiri dari 29 kabupaten/kota, sementara Papua Barat 13. Namun, dia belum bisa memastikan kawasan mana yang sudah kondusif aman dan belum. Informasi terkait akan disampaikan oleh aparat keamanan.

"Tentu teman-teman di lapangan yang lebih tahu, apakah dari kepolisian atau TNI. Semua stakeholder yang ada di lapangan yang akan menetapkan," kata dia.

Menteri yang akrab disapa Chef RA itu menyebutkan, kendati akses internet diblokir, warga Papua dan Papua Barat bisa menggunakan pesan singkat (short message service/SMS).

Menurutnya, pembukaan akses internet itu hanya butuh waktu hitungan jam. Dia mengestimasikan 3 jam dapat kembali normal. Namun, pemblokiran dapat kembali dilakukan dengan mempertimbangkan eskalasi yang terjadi.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut