Komisi I DPR Minta BSSN Tingkatkan Keamanan-Ketahanan Siber Selama Covid-19
Secara kualitas serangan, menurut Sukamta, tetap berbahaya karena kalau satu saja serangan siber berkualitas dan berhasil menjebol ketahanan siber kita, nanti bisa repot. Dia juga memingatkan pemerintah agar tidak lengah dan serius membuat sistem keamanan siber yang bisa diterapkan terhadap website, program atau aplikasi-aplikasi yang digunakan Indonesia, baik individu, komunitas, korporasi dan khususnya lembaga negara.
"Jika di China ada Great Firewall, semacam sistem untuk menyensor konten-konten tertentu, maka perlu juga kita di sini membuat sistem serupa. Di sana juga ada Golden Shield Project yang berupa sistem keamanan informasi," katanya.
Sukamta memparkan, Indonesia wajib memiliki sistem seperti itu bahkan jika memungkinkan program ketahanan dan keamanan siber dibuat satu, yang mencakup konten dan sistem keamanan siber.
Sukamta berharap dengan satu program ketahanan dan keamanan siber, maka website, aplikasi dan program-program internet yang digunakan, baik buatan luar negeri dan dalam negeri, tidak mampu menembus benteng firewall kita, alih-alih mencuri atau mengubah konten.
Editor: Djibril Muhammad