Komisi III DPR Sarankan Kepala BNN Temui Jokowi Bahas Kebijakan Pemberantasan Narkoba
JAKARTA, iNews.id- Ketua Komisi III DPR Herman Hery menyarankan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Reinhard Golose menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal kebijakan darurat narkoba. Sebab, Komisi III ingin BNN membuat terobosan.
Awalnya, Herman meminta Komjen Pol Petrus Golose melakukan terobosan baru di institunya dalam 3 tahun ke depan. Menurutnya, dalam merumuskan kebijakan terobosan itu, Petrus harus berbicara terlebih dahulu dengan Presiden Jokowi.
“Saya sarankan Pak Petrus bisa bicara dengan Presiden langsung. Paparkan kepada Presiden situasinya seperti ini loh pak negara kita soal narkoba, soal narkotika,” kata Herman dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama BNN, di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (18/3/2021).
Pertemuan dengan Jokowi itu agar Petrus Golose mengetahui kebijakan seperti apa yang dikeluarkan untuk pemberantas narkoba. Sebab, Herman mengatakan bahwa pemerintah akan all out dalam menangani situasi darurat.
Herman juga ingin tahu bagaimana kebijakan pemerintah terkait darurat narkoba ini.
"Kalau Presiden bisa membuat kebijakan melalui Perppu dan segala macam soal pemulihan covid-19, soal pemulihan ekonomi nasional, bahkan berapapun biayanya covid ini harus diatasi, lalu narkoba ini bagaimana, katanya darurat,” ujarnya.
Dia berharap kepada Petrus Golose berani bertemu Jokowi membicarakan situasi darurat narkoba tersebut. Dia ingin pemerintah memiliki perhatian serius dalam mengatasi peredaran gelap narkotika ini.
"Barangkali sampai hari ini, belum ada kepala BNN yang datang ke Presiden secara face to face untuk bicara langsung dengan Presiden membahas terobosan apa yang harus dibikin. saya katakan ini karena sudah 15 tahun di sini, begitu begitu saja,” tutur.
Sebelumnya, Petrus Golose mengungkapkan peredaran narkoba di Indonesia cenderung meningkat pandemi Covid-19. Buktinya, hanya dalam 3 bulan, BNN menyita 808,68 kg sabu dan 3.462,75 kg ganja.
Editor: Ibnu Hariyanto