Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Sebut Revisi 2019 Inisiatif DPR
Advertisement . Scroll to see content

Komisi IX DPR Pertimbangkan Bentuk Pansus untuk Atasi Polusi Udara

Jumat, 25 Agustus 2023 - 06:51:00 WIB
Komisi IX DPR Pertimbangkan Bentuk Pansus untuk Atasi Polusi Udara
Komisi IX DPR mempertimbangkan usul pembentukan Pansus untuk mengatasi polusi udara. (Foto: Ilustrasi/Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi IX DPR mendapat usul untuk mendorong pembentukan panitia khusus (Pansus) guna mencari solusi mengatasi polusi udara yang tengah menghantui masyarakat, khususnya di Jabodetabek dan sekitarnya. Dengan melibatkan unsur lintas sektor, diharapkan akan ada kebijakan lebih komprehensif dalam mengatasi persoalan polusi udara.

"Kami mendapat beberapa saran, bahwa bagaimana kalau nanti kita mengusulkan ke pimpinan DPR untuk membuat Pansus untuk sama-sama mengatasi masalah polusi udara. Bukan hanya di Jabodetabek, tetapi di seluru Indonesia," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, Kamis (24/8/2023). 

Usulan untuk pembentukan Pansus muncul dalam rapat bersama Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) yang melakukan audiensi dengan Komisi IX DPR. Dalam pertemuan tersebut, seluruh dokter yang tergabung dalam PDPI sepakat permasalahan polusi udara harus diselesaikan melalui lintas sektoral. 

Pada pertemuan itu, PDPI mengungkapkan data mengenai dampak yang disebabkan polusi udara. Menurut PDPI, mengatasi masalah polusi udara bukan hanya mencari solusi terkini, namun menemukan sebuah formula tindakan pencegahan yang meminimalisir timbulnya polutan di udara. 

Oleh karenanya, Charles menyatakan Komisi IX DPR akan melakukan rapat untuk membahas mengenai kemungkinan dibentuknya Pansus Polusi Udara.

"Kita akan melakukan rapat internal dan nanti kita bisa putuskan di sana. Keputusan ada atau tidaknya Pansus nanti diputuskan bersama-sama oleh pimpinan DPR dengan mendapatkan masukan dari komisi-komisi lainnya," tuturnya. 

Saat melakukan audiensi dengan DPR, PDPI mengungkap penyebab memburuknya kualitas udara memburuk tak hanya disebabkan oleh satu faktor saja seperti akibat polutan dari kendaraan bermotor. Tapi juga pembangkit listrik dan pabrik yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakarnya.

Kemudian asap rokok juga menjadi penyumbang polutan di udara yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Untuk itu, Charles menegaskan diperlukan kerja sama lintas sektoral untuk menghadapi masalah tersebutz

"Kalau kita membuat Pansus nanti kita bisa melibatkan teman-teman lintas sektor baik dari yang berkaitan dengan transportasi, KLHK (urusan lingkungan hidup), industri, dan seterusnya. Sehingga nanti rekomendasi dikeluarkan juga akan bisa diterapkan," ucap Legislator dari Dapil Jakarta III ini.

Charles mengatakan untuk menekan polusi udara juga diperlukan sikap yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Harapannya, kualitas udara di Indonesia, khususnya di Jabodetabek bisa tetap terjaga di kemudian hari. 

"Sekali lagi masalah kesehatan ada di ujungnya. Ada akibat dan dampaknya, tetapi permasalahan utama yang harus segera dibenahi adalah mengapanya. Sehingga kita harus mencari solusi berkelanjutan," ujar Charles. 

"Jadi diperlukan perencanaan secara nasional yang diadakan secara bergotong royong antarlintas kementerian. Jadi melibatkan seluruh stakeholder baik dari pemerintah pusat maupun daerah," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut