Komisi VI DPR Soroti Antrean BBM di Riau, Desak Pertamina Evaluasi Distribusi
JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VI DPR Dewi Juliani meminta pemerintah dan pihak terkait menelusuri penyebab antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Riau. Sebab, antrean masih terjadi meski kuota bahan bakar minyak (BBM) disebut telah terpenuhi.
Dewi menilai, ketersediaan kuota harus diikuti penyaluran yang berjalan baik agar kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa harus mengantre panjang di SPBU.
"BBM harus tersalurkan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai peruntukannya demi kepentingan masyarakat," ucap Dewi dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
Legislator dari Fraksi PDIP itu menekankan pentingnya pengawasan distribusi, evaluasi mekanisme penyaluran, serta koordinasi antarpihak agar BBM tersedia dan tersalurkan sesuai peruntukannya.
Dia mempertanyakan penyebab antrean panjang yang masih terjadi di hampir setiap SPBU, meski kuota disebut telah terpenuhi dan Pemerintah Provinsi Riau telah mengajukan penambahan alokasi.