Komnas HAM Minta Polisi Taati SOP Hadapi Massa Aksi saat Pembacaan Putusan MK

Antara ยท Kamis, 27 Juni 2019 - 06:12 WIB
Komnas HAM Minta Polisi Taati SOP Hadapi Massa Aksi saat Pembacaan Putusan MK

Ilustrasi, personel polisi. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Polisi diminta menaati standar operasional prosedur (SOP) dalam menghadapi massa aksi saat pembacaan putusan perkara sengketa hasil Piplres di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019). Sesuai jadwal pembacaan putusan MK akan dimulai pukul 12.30 WIB.

Ketua Komnas HAM Bidang Eksternal, Sandrayati Moniaga mengingatkan, pentingnya secara institusi kepolisian lebih tertib menghukum anggota yang melanggar SOP. Sikap tegas ini penting agar ada efek jera terhadap personel polisi yang lain.

"Polisi sudah punya SOP dan itu harus ditaati, misalnya mereka punya Peraturan Kapolri yang mewajibkan polisi menghormati HAM. Ini harus dijalankan secara konsisten," ujar Sandrayati di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian secara tegas disebut hak setiap orang diadili melalui proses peradilan yang bebas dan tidak memihak. Untuk itu, tindakan penyiksaan yang dilakukan personel polisi terhadap massa yang tidak melawan tidak memiliki legitimasi.

Sandrayati juga mengingatkan massa untuk menerima apapun putusan MK dan tidak melakukan kegiatan yang bertujuan untuk menekan majelis hakim. Massa diimbau untuk tertib dan membubarkan diri sesuai waktu yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Editor : Kurnia Illahi