KPI Minta TV dan Radio Perbanyak Berita Gempa NTT, Jadi Sumber Data Pemerintah untuk Bantu Warga
Menurut Tulus, lembaga penyiaran seperti TV dan radio perlu mengambil peran sentral sebagai penyedia informasi dari wilayah-wilayah yang terdampak bencana di NTT.
Dia menilai informasi dari lembaga penyiaran dapat menjadi salah satu rujukan masyarakat maupun pemerintah karena harus mengedepankan akurasi dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami meyakini dan memastikan jika informasi yang berasal dari lembaga penyiaran ini dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan kebenaran. Bukan kita tidak percaya dengan informasi yang datang dari media sosial (baru), tapi kami khawatir dengan pemberitaan hoaksnya,” katanya.
Tulus mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari masyarakat di wilayah terdampak di Ende, sejumlah kebutuhan mendesak masih diperlukan. Bantuan tersebut antara lain air bersih, tenda, makanan siap saji, selimut, kebutuhan ibu hamil, kebutuhan bayi, kebutuhan wanita, serta bantuan teknis lainnya.
Dia mengingatkan, informasi yang tidak akurat dapat membuat bantuan yang dikirimkan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.
“Jangan sampai bantuan untuk masyarakat terdampak ini salah alamat dan tidak tepat item kebutuhannya, karena masyarakat atau pemerintah tidak mendapatkan informasi yang tepat dan aktual tersebut,” tambahnya.
Karena itu, KPI mengimbau seluruh stasiun televisi dan radio untuk segera menyampaikan informasi faktual mengenai kondisi di wilayah terdampak gempa NTT.
Editor: Reza Fajri