Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Menag Yaqut Irit Bicara usai 3 Jam Diperiksa KPK: Saya Capek, Harus Istirahat
Advertisement . Scroll to see content

KPK Cecar terkait Peran Eks Menag Yaqut dengan Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:27:00 WIB
KPK Cecar terkait Peran Eks Menag Yaqut dengan Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengulik peran-peran tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Hal ini dilakukan saat memeriksa eks Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) pada, Rabu (25/3/2026). 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan, penyidik mendalami peran yang dilakukan oleh para tersangka dalam hal ini Yaqut dan mantan staf khusus (stafsus), Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex terkait dengan mekanisme penyelenggaraan ibadah haji.

"Materi pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik kepada tersangka saudara YCQ hari ini berkaitan dengan peran-peran yang dilakukan oleh tersangka saudara YCQ selaku Menteri Agama dan juga staf khusus, yaitu saudara IAA yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini," ucap Budi dalam keterangannya. 

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni Gus Yaqut dan Ishfah Abidal Aziz (IAA). Menurutnya, penyidik masih terus mendalami peran-peran pihak lain dalam perkara ini. 

"Penyidik tentu masih akan terus mendalami apakah masih ada peran dari pihak-pihak lain yang punya peran signifikan, peran krusial dalam konstruksi perkara terkait dengan kuota haji ini," katanya.

Sebelumnya, Gus Yaqut enggan mengungkapkan materi pemeriksaannya. Dia memilih irit bicara dan menyatakan ingin segera beristirahat 

"Kalau soal materi tolong tanyakan penyidik, jangan ke saya, saya harus beristirahat nih," kata Gus Yaqut di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (25/3/2026).

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut