KPK Duga Aspidum Kejati DKI Agus Winoto Terima Rp200 Juta

Ilma De Sabrini ยท Sabtu, 29 Juni 2019 - 22:14 WIB
KPK Duga Aspidum Kejati DKI Agus Winoto Terima Rp200 Juta

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif. (Foto: iNews.id/ Ilma De Sabrini).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat (Jakbar) Tahun 2019. Ketigannya, yaitu AVS (Alvin Suherman) dan SPE (Sendy Perico) pihak yang berperkara diduga sebagai pemberi.

Kemudian AWN, (Agus Winoto) yaitu Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta diduga sebagai penerima. KPK menduga Agus menerima uang suap Rp200 juta atas penanganan perkara dari Sendy Perico.

Uang tersebut diberikan Sendy Perico melalui pengacaranya, yakni Alvin Suherman.

BACA JUGA:

Begini Kronologi KPK Tangkap 5 Orang Termasuk 2 Jaksa

Ini Konstruksi Hukum 3 Tersangka Dugaan Suap Penanganan Perkara di PN Jakbar

"AVS menemui YHE di kompleks perbelanjaan yang sama untuk menyerahkan kantong kresek berwarna hitam yang diduga berisi uang Rp200 juta dan dokumen perdamaian," ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (29/6/2019).

Menurutnya, Alvin Suherman menyerahkan uang Rp200 juta di dalam kantong plastik warna hitam kepada Kasi Kamnegtibum TPUL Kejati DKI Jakarta, Yuniar Sinar Pamungkas (YSP) selanjutnya diduga diberikan kepada Agus.

Dia menambahkan, uang itu diduga sebagai suap agar Agus meringankan perkara yang berkaitan dengan Sendy. "YHE, uang diduga diberikan kepada AWN sebagai Aspidum yang memiliki kewenangan untuk menyetujui rencana penuntutan dalam kasus ini," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi