KPK Panggil Advokat PDIP terkait Kasus Suap Eks Anggota KPU Wahyu Setiawan

Riezky Maulana ยท Selasa, 21 Januari 2020 - 13:05 WIB
KPK Panggil Advokat PDIP terkait Kasus Suap Eks Anggota KPU Wahyu Setiawan

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto: iNews.id/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadwalkan pemanggilan terhadap salah seorang advokat PDIP, Donny Tri Istiqomah, sebagai saksi dalam penyidikan kasus penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR yang menjerat mantan anggota KPU Wahyu Setiawan. Selain itu, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap staf KPU, Retno Wahyudiarti.

“(Mereka dipanggil) sebagai saksi untuk tersangka Saeful,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Selain nama Donny dan Retno, KPK juga memanggil dua saksi lainnya untuk kasus yang sama. Mereka adalah asisten Wahyu, Rahmat Setiawan Tonidaya, yang sempat ikut ditangkap ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020) lalu, dan; sopir Wahyu, Mohammad Ilham Yulianto.

Pada Kamis (9/1/2020) lalu, KPK telah menetapkan komisioner KPU Wahyu Setiawan sebagai tersangka. Dalam OTT ketika itu, delapan orang diamankan dari Jakarta, Depok (Jawa Barat), dan Banyumas (Jawa Tengah). Namun, hanya empat orang yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar menuturkan, KPK telah menerima informasi adanya transaksi dugaan permintaan uang oleh Wahyu kepada Agustiani pada Rabu (8/1/2020). Dari informasi itu dilakukan penangkapan Wahyu dan asistennya, Rahmat Tonidaya. “WSE (Wahyu Setiawan) dan RTO (Rahmat Setiawan Tonidaya) ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 12.55 WIB,” ucap Lili.

Dia menjelaskan, secara pararel tim KPK mengamankan Agustiani di rumah pribadinya di Depok, Jawa Barat. Dia ditangkap pukul pukul 13.14 WIB. Dalam penangkapan tersebut, tim KPK mengamankan uang dengan nominal sekitar Rp400 juta-an dalam bentuk mata uang dolar Singapura dan buku rekening yang diduga terkait perkara.

Selain dua tim itu, ternyata ada tim lain yang juga bergerak. Tim ini mengamankan Saeful (swasta), Doni (advokat) dan Ilham (sopir Wahyu) di sebuah restoran Jalan Sabang, Jakarta Pusat pukul 13.26 WIB.


Editor : Ahmad Islamy Jamil