KPK Periksa Eks Gubernur BI terkait Kasus Korupsi E-KTP

Rizki Maulana ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 13:14 WIB
KPK Periksa Eks Gubernur BI terkait Kasus Korupsi E-KTP

Eks Gubernur BI, Agus Martowardojo. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus korupsi perkara penerapan paket kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan (e-KTP). Hal itu ditandai dengan pemanggilan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo hari ini, Kamis (25/6/2020).

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan Agus diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks Direktur Utama (Dirut) PT Sandipala Arthapura, Paulus Tannos (PST) dan kawan-kawan. Namun Ali belum bisa memastikan Agus datang atau tidak.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PST. Pemeriksaan terkait e-KTP," ucap Ali kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Dalam perkara e-KTP, KPK pada Selasa (22/6/2020) juga memeriksa dua saksi. Kedua saksi tersebut yaitu mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2007-2014, Diah Anggraeni dan Husni Fahmi yang merupakan staf Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Husni Fahmi merupakan tersangka dalam kasus ini. Saat pemeriksaan, Diah dan Husni Fahmi diperiksa saksi untuk tersangka Direktur Utama (Dirut) Perum Percetakan Negara dan Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya (IEW).

Selain Isnu Edhi Wijaya, Husni Fahmi, dan Paulus Tanos, lembaga antirasuah telah menetapkan satu tersangka lain, yakni eks Anggota DPR Fraksi Hanura, Miryam S Haryani. KPK menetapkan empat tersangka baru dalam pusaran kasus itu pada 13 Agustus 2019.

Secara keseluruhan, 14 orang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Dalam pokok perkara, KPK memproses delapan orang tersangka yang terbagi dalam tiga klaster yakni politisi, pejabat di Kemendagri, dan swasta.

Editor : Rizal Bomantama