KPK Serahkan Aset Rampasan Kasus Korupsi ke 5 Instansi, Ada Milik M Nazaruddin dan Anas Urbaningrum

Raka Dwi Novianto ยท Selasa, 09 November 2021 - 18:27:00 WIB
KPK Serahkan Aset Rampasan Kasus Korupsi ke 5 Instansi, Ada Milik M Nazaruddin dan Anas Urbaningrum
KPK menghibahkan aset rampasan kasus korupsi, salah satunya milik Anas Urbaningrum kepada lima instansi.(Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto menyebut lembaganya menyerahkan barang rampasan negara terkait kasus korupsi kepada sejumlah instansi. Penyerahan dilakukan melalui penetapan status penggunaan dan hibah yang diserahterimakan kepada Kejaksaan Agung, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Keuangan serta Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kejaksaan Agung mendapatkan tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Abdulah Syafei Nomor 19 RT/RW 04/01 Kelurahan Manggarai, Jaksel dengan luas keseluruhan 1.208 m2 dan nilai keseluruhan Rp14,34 miliar. Tanah tersebut merupakan milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

"(Milik) Terpidana Muhammad Nazaruddin, berdasarkan putusan pengadilan tindak pidana korupsi pada pengadilan negeri Jakarta Pusat Nomor 159.PidSusTPK.2015.PNJakartaPusat tanggal 15 Juni 2016," ujar Karyoto, Selasa (9/11/2021).

Untuk KPU, KPK menghibahkan tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Cempaka Putih Timur 25 Nomor 8 Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat dengan luas keseluruhan 825,57 m2 dan nilai keseluruhan Rp8,1 miliar. Tanah tersebut milik Muchtar Effendi.

"Berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta 14/pidsus/TPK/2020 PT DKI tanggal 25 Juni 2020," ucapnya.

Untuk Kemenag, kata Karyoto, KPK menghibahkan tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Tanjung Raya Kelurahan Manis Rejo Kecamatan Kota Madiun, Jawa Timur dengan luas keseluruhan 3.222 m2 dan nilai keseluruhan Rp6,04 miliar.

"(Milik) terpidana Bambang Irianto berdasarkan keputusan pengadilan tipikor Surabaya 53/pidsus/tpk/2017 PN Surabaya tanggal 25 Agustus 2017," kata Karyoto.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda