Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin terkait Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU
Advertisement . Scroll to see content

KPK Usut Dugaan Kebocoran Informasi Kasus ATR/BPN, Inspektorat dan Dewas Turun Tangan

Jumat, 06 November 2026 - 17:15:00 WIB
KPK Usut Dugaan Kebocoran Informasi Kasus ATR/BPN, Inspektorat dan Dewas Turun Tangan
KPK mengusut dugaan kebocoran informasi penanganan kasus korupsi di Kementerian ATR/BPN melalui pemeriksaan internal oleh Inspektorat dan Dewan Pengawas.(Foto: Sindo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan kebocoran informasi penanganan kasus korupsi di Kementerian ATR/BPN. KPK kini memeriksa secara internal dugaan kebocoran tersebut melalui Inspektorat dan Dewan Pengawas (Dewas).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan internal tersebut masih berlangsung. Proses ini menjadi bagian dari pengawasan untuk memastikan mekanisme check and balances berjalan dengan baik.

"Pemeriksaan di internal, baik Inspektorat maupun Dewas masih berproses," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (6/11/2026).

Budi menjelaskan, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan upaya pemberantasan korupsi berjalan sesuai standar disiplin, kode etik, dan perilaku insan KPK.

Meski demikian, dia memastikan pemeriksaan internal tidak mengganggu proses penyidikan perkara dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

"Di sisi lain, kami pastikan bahwa penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN terus berprogress dengan baik. Penyidik masih terus melengkapi alat bukti tambahan yang diperlukan," ujarnya.

KPK memastikan penyidik tetap bekerja melengkapi alat bukti tambahan untuk mendukung penanganan perkara tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut