Kronologi Lengkap Pasien BPJS Diserbu Komentar Sadis Dokter dan Nakes usai Mengeluh Sulit Rawat Inap
Di tengah polemik yang berkembang, nama seorang dokter berinisial EPR ikut menjadi sorotan. Dokter tersebut disebut merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sekaligus penerima beasiswa LPDP.
RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta kemudian memberikan klarifikasi. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa dokter yang ramai diperbincangkan bukan merupakan pegawai tetap rumah sakit, melainkan peserta PPDS yang sedang menjalani pendidikan.
Rumah sakit juga menyatakan telah berkoordinasi dengan fakultas kedokteran untuk menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.
Seiring meningkatnya tekanan publik, dokter yang bersangkutan akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengakui komentarnya tidak pantas dan menyatakan penyesalan atas kegaduhan yang terjadi.
Permintaan maaf juga disampaikan oleh seorang tenaga perekam medis yang turut menjadi sorotan karena ikut memberikan komentar bernada sinis.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menyebut meninggalnya Yurizal disebabkan oleh lamanya menunggu ruang rawat inap. Fakta yang telah dikonfirmasi adalah Yurizal memang sempat mengunggah keluhan mengenai antrean kamar sebelum akhirnya meninggal dunia.
Editor: Muhammad Sukardi