KSAD Dudung Jenguk dan Semangati Perwira yang Didiagnosis Kelainan Darah

Riezky Maulana ยท Minggu, 23 Januari 2022 - 15:05:00 WIB
KSAD Dudung Jenguk dan Semangati Perwira yang Didiagnosis Kelainan Darah
KSAD Dudung jenguk perwira TNI AD (tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyempatkan diri membesuk salah satu perwira menengah yang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Perwira itu adalah Kolonel Inf Arief Budiarto yang kesehariannya menjabat sebagai Kasipers Korem 151/ Binaiya Kodam XVI/Pattimura.

Nasib kurang beruntung menimpa Kolonel Arief yang didiagnosis dokter mengalami kelainan sel darah merah. 

Jenderal Dudung memberikan semangat agar Kolonel Arief bisa melawan penyakit yang dideritanya. Dia juga berharap agar yang bersangkutan mampu kembali beraktivitas. 

Kata Dudung, modal utama daripada kesembuhan adalah semangat. Tak hanya semangat, eks Pangkostrad itu memberi saran agar Kolonel Arief mendengarkan bermacam lagu untuk bisa membuat rileks tubuh. 

"Semangat terus, jangan kepikiran terus lemas, itu membantu kesembuhan. Dengarin lagu saja nggak apa. Modalnya semangat, ya. Semangat semoga sembuh," ucap Dudung dalam video yang diunggah oleh TNI AD, Minggu (23/1/2022). 

Dalam upaya penyembuhan, Kolonel Arief ditangani oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik dr Intan Russianna Nasution. Awal mulanya, jelas dokter Intan, Kolonel Arief dibawa ke RSPAD atas rujukan Kesdam XVI/Pattimura.

Terhadap pasien telah dilakukan diagnosis awal dengan menggunakan metode Bone Marrow Puncture (BMP) atau aspirasi. Prosedur medis ini bertujuan mengumpulkan dan memeriksa sumsum tulang. 

"Kami sudah lakukan diagnostik sesuai prosedur berupa bone marrow puncture berupa hipsi maupun aspirasi. Memang itu dari hasilnya ada satu proses kelainan darah," jelas dokter Intan di hadapan KSAD. 

Kemudian, Kolonel Arief menjalani pemeriksaan lanjutan. Ditemukan pula masalah lain seperti infeksi paru-paru hingga sebuah benjolan di kaki. 

"Memang hasil terbaru dengan yang pertama ada diskrepansi hasil. Dalam perkembangannya beliau juga ada infeksi paru, infeksi otot dan terakhir benjolan di-impact, kemarin kami sudah USG," paparnya. 

Untuk kasus benjolan di kaki tersebut, pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan lanjutan. Akan tetapi, untuk penyakit-penyakit lain, RSPAD sudah menjalin koordinasi dengan RS Kanker Dharmais untuk penanganan. 

"Akan kami work-up kembali untuk benjolannya. Untuk kelainan darahnya kami sudah koordinasi dengan dokter di Dharmais, hasil pemeriksaan penunjang memang ada kecurigaan suatu proses praganas," bebernya.

Editor : Reza Fajri

Bagikan Artikel: