KSAD Jenderal Maruli Targetkan 5.000 Jembatan Rampung Tahun Ini, 2.828 Sudah Dibangun
“Orang banyak jalan kaki karena masih hujan sehingga tidak bisa dilewati sungainya, berputar-putar untuk membawa logistik pada membantu masyarakat,” ujarnya.
Maruli mengatakan, kondisi tersebut mendorong TNI AD memprioritaskan pembangunan jembatan agar akses masyarakat dapat kembali terbuka. Dia menyebut pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi wilayah.
Dia juga menjelaskan, TNI AD mengerjakan pembangunan jembatan dengan skema swakelola. Menurut dia, cara tersebut memungkinkan biaya pembangunan lebih rendah dibandingkan perhitungan dalam rencana anggaran biaya (RAB).
“Yang hanya dikasih makan, dikasih apa, gitu. Ya itulah yang membuat harga yang kami ajukan itu bisa sepertiga bahkan seperempat dari harga RAB,” kata Maruli.
Maruli mengatakan, pembangunan jembatan akan terus dilanjutkan untuk menjangkau wilayah yang masih membutuhkan akses penghubung. Dia juga meminta media menyampaikan informasi mengenai daerah yang membutuhkan pembangunan jembatan agar dapat ditindaklanjuti.
“Kalau bapak-ibu yang ada kampungnya kurang air, bisa dilaporkan,” kata Maruli.
Editor: Reza Fajri