JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meminta Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksda TNI Agung Prasetiawan menyelidiki temuan underwater seaglider di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapushidrosal diberikan waktu sebulan untuk melaporkan hasilnya.
Tenggat satu bulan itu diungkapkan KSAL Yudo ketika menggelar konferensi pers merespons temuan kendaraan nirawak (drone) di perairan Pulau Bonerate, Selayar. Untuk tugas itu Pushidrosal dipersilakan menggandeng kementerian/lembaga terkait.
Pria AS Ini Dihukum Penjara Seumur Hidup karena Hendak Bunuh Donald Trump

"Saya beri waktu satu bulan Pak KapushidrosL untuk bisa menentukan atau membuka hasilnya biar ada kepastian. Saya tentukan saja Pak Kapushidrosal saya beri tugas sebulan untuk mengungkap ini bersama kementerian/lembaga terkait," kata Yudo saat konferensi pers di Ancol, Jakarta Utara, Senin (4/1/2021).
Penemuan Drone Seaglider di Selayar, Gubernur Sulsel Protes ke China
Yudo menuturkan, seiring itu TNI AL juga akan melaporkan temuan seaglider tersebut kepada Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Hal ini karena belum diketahui negara atau pihak mana yang mengklaim seaglider tersebut.
Yudo memastikan temuan seaglider di Selayar merupakan tanggung jawab TNI AL karena berada di wilayah perairan Indonesia. Untuk itu, Pushidrosal akan menelusuri tentang temuan ini.
KSAL: Temuan Seaglider di Pulau Bonerate Dibawa ke Pusat Hidrografi dan Oseanografi AL
"Tentunya nanti kita tunggu, apakah ada (pihak atau negara) melalui Kemlu yang mengklaim ini," ucap mantan KSAL ini.
Editor: Zen Teguh