Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Targetkan 17 GW PLTS Terbangun Tahun Ini, Jumlah PLTD Dipangkas
Advertisement . Scroll to see content

KTT P20 India, Puan Sebut RI Targetkan Energi Terbarukan 23 Persen pada Tahun 2025

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 18:28:00 WIB
KTT P20 India, Puan Sebut RI Targetkan Energi Terbarukan 23 Persen pada Tahun 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani mengikuti rangkaian G20 Parliamentary Speaker's Summit di India. (Foto istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR RI Puan Maharani berbincang hangat dengan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi. Keduanya mengikuti rangkaian G20 Parliamentary Speaker's Summit atau P20 ke-9 yang digelar di India.

Ada momen ketika Puan dan PM Modi berdiskusi dengan beberapa anggota parlemen G20 lain, termasuk dua Ketua Parlemen perempuan. 

“Seperti yang disampaikan PM India, Narendra Modi pada inagurasi Konferensi ke-9 Parlemen G20 (P20) di New Delhi pagi ini: time to move together. Ini waktunya parlemen dunia untuk menjadi elemen penting perubahan, bergandengan tangan menuju satu bumi, satu keluarga, satu masa depan,” kata Puan dalam keterangannya, Sabtu (14/10/2023).

Puan juga duduk satu meja dengan PM Modi saat sesi makan siang usai pembukaan Sidang Umum P20 ke-9. Selain bersama Modi, Puan juga duduk semeja dengan Ketua Lok Sabha (Dewan Rakyat India) Om Birla dan Presiden Inter-Parliamentary Union (IPU) Pacheco Duarte.

Tak hanya dengan PM Modi, Puan pun berbincang dengan Ketua Parlemen lainnya, seperti Ketua Lok Sabha Om Birla, Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Kim Jin-Pyo dan lainnya. Puan juga terlihat berdiskusi tentang sidang P20 dengan Presiden IPU, Pacheco Duarte.

Sebagai tuan rumah Sidang P20 tahun ini, India mengambil tema ‘Parliaments for One Earth, One Family, One Future’. Adapun Sidang P20 dihadiri oleh seluruh Ketua Parlemen negara G20 beserta delegasi yang dibawanya. Hadir pula perwakilan dari negara-negara undangan dan juga sejumlah lembaga internasional.

Pada kesempatan itu, Puan berbicara soal pentingnya negara-negara dunia berupaya mengejar pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya dorongan Parlemen kepada Pemerintah untuk menyelesaikan beragam isu peperangan dan konflik kemanusiaan global.

Kemudian di sesi kedua yang mengambil tema Transisi Energi Berkelanjutan Satu Bumi-Pintu Gerbang Menuju Masa Depan Ramah Lingkungan. Puan berbicara soal akses terhadap energi terbarukan dan terjangkau yang merupakan kunci pembangunan di era mendatang. Untuk mencapai hal tersebut, semua negara diingatkan untuk bekomitmen menghadapi bersama berbagai tantangan. 

"Namun, kita menghadapi tantangan yang berat, kesenjangan pembiayaan energi terbarukan yang diterima negara maju dan negara berkembang. Dampak lanjutan dari perang dan krisis di beberapa bagian dunia yang menyebabkan melonjaknya harga pangan dan energi yang berdampak pada negara-negara berkembang," ungkap Puan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut