Ketiga, dia mengimbau kepada seluruh kader Partai Demokrat diseluruh Indonesia untuk tetap tenang dan sabar. Dia memastikan, situasi di dalam Partai Demokrat tetap terkendali dan aman dibawah pimpinan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.
Keempat menurut Rahmad, apapun yang disampaikan AHY, Ketua Umum Demisioner, tidak akan ada pengaruh apapun karena kepengurusan AHY sudah dinyatakan demisioner oleh peserta Kongres di Deli Serdang. Karena itu, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam waktu secepatnya akan mengambil langkah-langkah penertiban di internal partai dan mengimbau kepada kader partai di daerah untuk tetap bersatu dan utuh di dalam rumah besar Partai Demokrat.
"Jenderal TNI (Purn) Moeldoko tidak akan membuang kader, apalagi pecat memecat seperti yang dilakukan AHY dengan sewenang-wenang, seolah menempatkan dirinya sebagai Pemilik Partai Demokrat," katanya.
Kelima, dia mengajak semua kader PD untuk membangun dan membesarkan Partai Demokrat yang demokratis menuju Indonesia Maju.
"Mari kita jaga Partai Demokrat dari pengaruh radikal, kesewenang wenangan dan otokrasi keluargaisme. Partai Demokrat adalah milik kita semua masyarakat Indonesia, bukan milik satu dua orang," katanya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq