Kuda-Kuda Baru Demokrat Moeldoko, Simak di iNews Room Rabu Pukul 18.00 WIB
JAKARTA, iNews.id - "Saya diam, jangan menekan-nekan". Itu kata Kepala Staf Presiden Jendral TNI (Purn) Moeldoko beberapa waktu lalu saat dugaan kudeta Partai Demokrat mengemuka.
Tapi kalimat itu bukan terucap saat menkumham menolak kepengurusan Partai Demokrat versi kongres luar biasa (KLB) Sumatera Utara. Di KLB itu Moeldoko ditahbiskan sebgai ketua umum.
Deretan kata ancaman itu keluar saat Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, menudingnya akan mengudeta Ketua Umum hasil kongres Kelima, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), lewat kongres luar biasa. Tak lama ancaman Moeldoko terucap, Kongres yang disebut-sebut itu pun berlangsung, dan sang jendral benar-benar mengudeta mayor AHY.
Kini, Menkumham menolak Demokrat Moeldoko. Akankah ia kembali melawan? Seperti apa kuda-kuda yang akan dia pakai?