Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Meningkat tapi Nilai Transaksi Menurun, Ini Kata BI
"Kalau kita lihat, spending atau pengeluaran dari turis ternyata mengalami penurunan. Pernah hampir USD1.400 per orang, sekarang berada di bawah USD1.300 per orang," sambung Aida.
Menurutnya, digitalisasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas lintas negara, baik mobilitas orang, barang maupun jasa. Indonesia, kata dia, memiliki modal yang kuat melalui kekayaan alam, keindahan destinasi wisata, serta kekayaan budaya.
Dalam konteks pariwisata, salah satu instrumen yang dapat mendukung kemudahan transaksi wisatawan asing adalah perluasan konektivitas QRIS Antarnegara. Hingga Agustus 2026, transaksi inbound QRIS Antarnegara telah mencapai sekitar Rp4,6 triliun.
Meski demikian, cakupan QRIS Antarnegara saat ini baru mencakup sekitar 39,77 persen wisman, sehingga masih terdapat sekitar 60,23 persen wisman yang berasal dari negara yang belum terhubung dengan sistem tersebut.
Perluasan konektivitas pembayaran digital antarnegara dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk mempermudah wisatawan melakukan transaksi selama berada di Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan tourist spending dan penerimaan devisa dari sektor pariwisata.
Editor: Reza Fajri