Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jasa Marga Lanjutkan Perbaikan Jalan Tol JORR, Cek Jadwalnya!
Advertisement . Scroll to see content

Kurangnya Disiplin Awal Bencana di Jalan Raya, Simak Terus News RCTI+

Sabtu, 13 November 2021 - 16:08:00 WIB
Kurangnya Disiplin Awal Bencana di Jalan Raya, Simak Terus News RCTI+
Pelajaran dari kecelakaan artis Vanessa Angle dan Bibi Ardiansyah yang bisa diambil (iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kecelakaan artis Vanessa Angle dan suaminya, Bibi Ardiansyah, di Jalan Tol Jombang, Jawa Timur. Masyarakat semakin sadar semakin pentingnya keselamatan dalam berkendara, baik di jalan tol maupun bukan. Kurangnya disiplin para pengguna jalan merupakan salah satu faktor penting penyebab tingginya angka kecelakaan di jalan raya. News RCTI+ bisa dijadikan rujukan untuk mencari informasi penting seputar berkendara yang aman mulai mempersiapkan kendaraan, kondisi jalan hingga cuaca.

Mobilitas penduduk terasa makin meningkat setelah sejumlah daerah kini berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. Meningkatnya mobilitas penduduk ini ternyata tidak dibarengi dengan disiplin berkendara di jalan raya. Kamis pekan lalu, misalnya terjadi dua kecelakaan di lokasi yang berbeda yang merenggut korban jiwa.

Kamis, 4 November 2021, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) I Gede Suparta Budisatria mengalami kecelakaan di ruas KM 113 Tol Cipali-Cikampek, Jawa Barat. Insiden tersebut terjadi pada pukul 02.00 WIB. Gede Suparta dinyatakan wafat 2 jam setelah kejadian. Seluruh civitas UGM pun berduka.

Masih di hari yang sama, kecelakaan terjadi di ruas tol Jombang-Mojokerto, Jawa Timur, melibatkan Vanessa dan Bibi. Keduanya meninggal dalam tragedi tersebut. Kecelakaan terjadi di KM 672+400, pukul 12.36 WIB. 

Dari pemeriksaan kepolisian diketahui, Tubagus Muhammad Joddy, sang sopir mengaku lalai. Mengendarai mobil dengan kecepatan 120 km/jam dan sebelum kecelakaan sempat bermain ponsel. Polisi masih terus mendalami keterangan Joddy ini.

Faktor pengemudi seperti lalai, kelelahan, mengantuk, kurang terampil, tidak konsentrasi, terpengaruh narkoba tau alkohol, sambil bermain ponsel, dan sebagainya menduduki peringkat pertama penyebab kecelakaan lalu lintas fatal di jalan raya. Bisa dikatakan, human error menjadi faktor dominan sebagai penyebab kecelakaan. Faktor berikutnya adalah kondisi jalan, kondisi kendaraan, dan kondisi alam seperti cuaca.

Akumulasi dari faktor-faktor tersebut membuat angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia tergolong tinggi. Data yang disampaikan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menunjukkan, pada 2020 kecelakaan lalu lintas mencapai 100.028 kasus. Angka terendah terjadi dalam 5 tahun terakhir, apalagi saat pandemi Covid-19. Saat pandemi tersebut, mobilitas orang menurun drastis. 

Sebelumnya, sejak 2016 hingga 2020 angka kecelakaan mencapai 116.411 kasus. Dalam kurun 5 tahun itu, angka kecelakaan tertinggi terjadi pada 2019.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut