Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Tertekan Pagi Ini ke Rp18.102 per Dolar AS, Analis Ungkap Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi ke Rp18.111 per Dolar AS

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:32:00 WIB
Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi ke Rp18.111 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah 38 poin atau sekitar 0,21 persen ke Rp18.111 per dolar AS pada perdagangan, Kamis (30/7/2026). (Foto: Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi di Laut Merah pada 20 Juli yang mengganggu pelayaran di Selat Bab el-Mandeb sejumlah muatan, khususnya yang diangkut oleh kapal tanker yang terkait dengan China, tetap mengalir ke pasar.

Sementara, The Fed mempertahankan Suku Bunga Dana Federal dalam kisaran target saat ini antara 3,50 persen dan 3,75 persen. Namun, dengan suara terpecah 9-3, karena tiga anggota FOMC memilih untuk menaikkan suku bunga dana federal sebesar 25 basis poin.

"Yang menentang keputusan kebijakan moneter tersebut adalah Beth Hammack dari Cleveland Fed, Neel Kashkari dari Minneapolis Fed, dan Lorie Logan dari Dallas Fed, yang lebih memilih kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin," kata Ibrahim.

Dari sentimen domestik, para ekonom memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2026 akan berada antara 4,8 persen sampai 4,9 persen. Proyeksi ini jauh lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi periode sebelumnya atau kuartal I 2026 yang capai 5,61 persen.

Perlambatan ini dipicu tekanan dari tingginya biaya produksi akibat gejolak global, pengetatan kebijakan moneter, hingga ketidakpastian tata kelola fiskal di dalam negeri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut