Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banyak Ibu Hamil Trauma Longsor Cisarua Bandung Barat, Ini Langkah Menteri PPPA
Advertisement . Scroll to see content

Longsor Cisarua, Mendagri Minta Tanam Pohon Berakar Kuat di Lokasi Rawan Bencana

Senin, 26 Januari 2026 - 07:41:00 WIB
Longsor Cisarua, Mendagri Minta Tanam Pohon Berakar Kuat di Lokasi Rawan Bencana
Tim SAR gabungan mencari korban hilang longsor Cisarua, Bandung Barat (dok. Kemenko PMK)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mendorong percepatan relokasi warga dari kawasan rawan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dia juga meminta penguatan tata ruang di daerah rawan bencana, seperti reboisasi atau penanaman pohon kembali di sana.

Tito menilai, relokasi warga dari kawasan rawan longsor penting demi keselamatan. Menurutnya, wilayah tersebut tidak lagi layak untuk dihuni. Selain relokasi, dia juga mendorong upaya reboisasi dengan menanam kembali tanaman berakar kuat guna memperkuat struktur tanah.

“Ini harus direboisasi, ditanam. Tanaman-tanaman yang akarnya yang keras, supaya struktur tanahnya bisa menguat kembali. Kalau kembali lagi nanti akan longsor lagi,” kata Tito dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Menurut Tito, selain faktor hujan deras, kondisi struktur tanah di wilayah tersebut menjadi salah satu penyebab utama terjadinya longsor. Menurutnya, tanah di kawasan itu bersifat gembur sehingga kurang kokoh menahan beban.

Dia juga menyoroti perubahan fungsi vegetasi di kawasan perbukitan yang dinilai memperparah risiko bencana. Banyak tanaman pelindung berakar kuat yang digantikan dengan tanaman hortikultura.

“Tanaman pelindungnya yang akarnya menancap ke dalam ya, yang bisa memperkuat struktur tanah itu, banyak berganti hortikultura, sayur-sayuran lain-lain ini ya. Nah itu membuat rentan sekali kalau terjadi hujan deras,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut