Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi
Advertisement . Scroll to see content

LPOI Peringatkan Krisis Ekologi dan Turbulensi Global Ancam Indonesia

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:20:00 WIB
LPOI Peringatkan Krisis Ekologi dan Turbulensi Global Ancam Indonesia
Ketua Umum LPOI KH Said Aqil Siradj (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan pers LPOI terkait sikap dan keprihatinannya sebagai berikut:

1. Bencana yang telah melanda di tanah air akhir-akhir ini adalah teguran keras dari Allah SWT atas kelalaian dan kurangnya kepedulian kita atas mandat ekologis yang telah dititahkan. Saatnya kita harus berani mengakui bahwa bencana ini adalah “Bencana bagi Bangsa Indonesia” dan semua warga bangsa Indonesia harus lebih sigap dan bersama-sama bahu-membahu dengan pemerintah untuk melakukan percepatan penanganan bencana (disaster management) dan percepatan pemulihan (disaster recovery), serta mendorong semua pihak untuk lebih peduli dan bergotong royong tanpa saling menyalahkan.

2. Saatnya kita mempercepat pembangunan dan peningkatan daya tahan terhadap bencana (building a disaster-resilient future) sehingga Indonesia lebih tangguh menghadapi bencana.Saatnya kita mempercepat konsolidasi nasional (national consolidation) dalam bingkai konsolidasi ekologi, konsolidasi sosial, konsolidasi ekonomi, serta konsolidasi spiritual agar bangsa Indonesia senantiasa siap dan siaga dalam menghadapi kemungkinan terjadinya krisis ekologi, krisis sosial, krisis ekonomi, dan krisis politik global yang akan berdampak bagi Indonesia.

3. Mengantisipasi kemungkinan terjadinya turbulensi global, kewaspadaan nasional dan peningkatan sistem deteksi dini serta kesetiakawanan nasional harus ditingkatkan. Sistem pertahanan rakyat semesta harus ditingkatkan agar Indonesia tetap bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Jangan beri sedikit pun ruang bagi pemecah belah NKRI. LPOI mendesak percepatan implementasi kesukarelaan bela negara.

4. Mendesak kepada penyelenggara negara untuk melakukan “Doa Bersama untuk Keselamatan Negara dan melakukan penggalangan solidaritas sosial secara lebih masif dan menyeluruh” di semua daerah di Indonesia.
Sebagai bangsa yang berketuhanan Yang Maha Esa, tidak boleh mengesampingkan ikhtiar spiritual karena doa adalah perisai dan benteng spiritual terpenting bagi keselamatan bangsa dan negara Indonesia. Serta mendesak kepada penyelenggara negara untuk lebih mengapresiasi, memfasilitasi, dan melakukan rekognisi terhadap ormas-ormas keagamaan dan lembaga masyarakat sipil yang telah berjasa dan berkontribusi terhadap bangsa dan negara.

5. Mendesak kepada semua korporasi pengelola sumber daya alam di Indonesia, tanpa terkecuali, untuk bertanggung jawab melakukan percepatan pemulihan lingkungan (environmental recovery) dan memberikan kontribusi nyata terhadap biaya pemulihan bencana (disaster recovery), yang harus dicatatkan di buku catatan keuangan negara secara resmi. Serta mendesak kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penindakan secara tegas terhadap korporasi pengelola sumber daya alam yang melakukan perusakan lingkungan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut