Luhut Kenang Perjuangan Hilirisasi Nikel: Dicibir, Ditekan dan Digugat ke WTO
JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengenang perjuangan pemerintah dalam upaya kebijakan hilirisasinikel. Menurutnya, kebijakan tersebut sempat mendapat banyak tekanan hingga Indonesia digugat ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Luhut menjelaskan, pada masa awal penerapan larangan ekspor bijih nikel, pemerintah mendapat cibiran dari berbagai pihak. Bahkan, kebijakan tersebut mendapat tekanan dan gugatan ke WTO.
"Saya masih ingat masa-masa awal larangan ekspor bijih nikel, kami dicibir, kami ditekan dari berbagai arah, kami digugat sampai ke WTO, dan banyak yang bilang Indonesia tidak akan sanggup," ujar Luhut dalam acara peluncuran dan bedah buku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Luhut menambahkan, berbagai tekanan tersebut tidak membuat pemerintah mengurungkan kebijakan hilirisasi. Sebaliknya, pemerintah terus mendorong pengolahan sumber daya mineral di dalam negeri agar Indonesia tidak hanya mengekspor bahan mentah.
Dia menilai perkembangan industri pengolahan nikel saat ini menjadi bukti bahwa kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil.