Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Periksa Ketua PBNU bidang Ekonomi terkait Kasus Haji, Dalami Dugaan Aliran Dana
Advertisement . Scroll to see content

Luhut Sebut Pemikiran Ndeso kalau KPK Dianggap Tak Sukses dari Jumlah OTT Sedikit

Selasa, 18 Juli 2023 - 10:54:00 WIB
Luhut Sebut Pemikiran Ndeso kalau KPK Dianggap Tak Sukses dari Jumlah OTT Sedikit
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan seusai menghadiri Bincang Stranas KPK di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (18/7/2023). (Foto MPI).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan banyaknya operasi tangkap tangan (OTT) bukan sebagai tolok ukur kesuksesan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memerangi korupsi. Menurutnya pencegahan lebih penting dari penindakan.

"Kalau kurang jumlah yang ditangkap berarti ngga sukses, saya sangat tidak setuju, itu kampungan menurut saya kalau pemikiran itu, ndeso," kata Luhut seusai menghadiri Bincang Stranas KPK di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (18/7/2023).

Luhut menjelaskan, pemikiran modern  pemberantasan korupsi harus berada di hulu, bukan di hilir. Untuk itu, dia menegaskan pencegahan korupsi lebih penting dari penindakan.

"Pemikiran modern, makin kecil yang ditangkap tapi makin banyak penghematan, itu sukses story-nya," ujarnya.

Dia juga mengatakan turunnya jumlah OTT KPK lantaran Firli Bahuri dkk telah menciptakan ekosistem digitalisasi pemberantasan korupsi seperti e-katalog. Sehingga berkurang celah untuk melakukan tindak pidana korupsi.

"Jadi Rp1.600 triliun belanja pemerintah per tahun itu kerja sama dengan KPK, semua kita lakukan melalui e-katalog. Kalau anda lihat berkurang sekarang signifikan penyalahgunaan dana di daerah," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut