Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bansos Digital Berbasis AI Segera Diluncurkan, Luhut: Tidak Boleh Judi Online!
Advertisement . Scroll to see content

Luhut Ungkap Jurus Cegah Bansos Berbasis AI Dipakai Judol, Siapkan Opsi Kupon Digital

Jumat, 11 September 2026 - 02:00:00 WIB
Luhut Ungkap Jurus Cegah Bansos Berbasis AI Dipakai Judol, Siapkan Opsi Kupon Digital
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan cara agar bansos berbasis AI tak digunakan untuk judi online. (dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyiapkan mekanisme digitalisasi bantuan sosial (bansos) berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk 50 juta masyarakat miskin. Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah memiliki jurus agar bantuan tak digunakan untuk judi online (judol).

Menurut Luhut, langkah itu dilakukan dengan memberikan opsi penggunaan kupon digital dengan pemakaian terbatas. Nantinya, kupon bisa digunakan untuk kebutuhan tertentu, seperti membayar listrik, membeli beras, hingga membeli bensin.

"Kita masih mikir apakah nanti memberikan kupon sehingga tidak boleh judi online jadi hanya mungkin bayar listrik, bayar beras, bayar bensin, segala macam," ujar Luhut saat konferensi pers di Kantor DEN, Kamis (10/9/2026).

Menurut Luhut, sistem digital dapat mengurangi interaksi langsung antara petugas dan penerima bantuan. Dengan begitu, potensi praktik korupsi dalam proses penyaluran juga diharapkan semakin berkurang.

"Jadi di lapangan nanti akan jadi market mechanism, jadi membuat kita lebih transparan, membuat kita lebih adil, dan membuat kita lebih ya kurang korupsi pasti, karena akan sedikit ketemu manusia dengan manusia," ungkapnya.

Sementara itu, bansos berbasis AI ditargetkan meluncur pada pekan ketiga Oktober 2026. Luhut berharap 80 persen proses digitalisasi sudah rampung ketika program tersebut diluncurkan.

"Kemarin presiden memberikan arahan kepada saya sebagai Ketua Komite untuk mempercepat prosesnya ini semua. Kami tadi sudah rancang pada bulan Oktober minggu ketiga kita akan bisa roll out. Kita berharap pada waktu itu 80 persen ini sudah selesai," ungkap Luhut.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut