Lulus TWK, Belasan Pegawai KPK Ikuti Diklat Bela Negara
Sebagian besar materi diklat merupakan pemahaman baru bagi para peserta. Tak menampik, hal tersebut menjadi salah satu alasan antusiasme mereka.
“Materi yang diberikan sebagian besar merupakan pengetahuan dan wawasan baru, ada beberapa materi pengulangan seperti sejarah perjuangan bangsa Indonesia,“ kata salah seorang peserta.
Seluruh peserta terjadwal rutin mengikuti rangkaian diklat setiap harinya, bahkan hari Sabtu dan Minggu. Pelaksanaan diklat 80% sesinya dilakukan di kelas dan 20 persen lainnya di luar kelas, seperti Upacara Bendera setiap hari Senin, serta kegiatan praktik baris-berbaris dan kebugaran jasmani pada hari Sabtu dan Minggu.
Sedangkan aktifitas pasca jam belajar lebih banyak dihabiskan untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Dimana hampir setiap hari pengajar memberikan tugas untuk dipaparkan dan didiskusikan oleh peserta pada esok harinya.
Agar peserta tak jenuh, pembelajaran juga harus dinamis dengan memadukan berbagai metode, seperti pemberian materi, tugas kelompok, tugas individu, diskusi kelas, test, dan ujian. Sehingga suasana diklat berlangsung interaktif. “Semua peserta maupun pengajar interaktif dan terbuka untuk saling diskusi,” tutur peserta diklat.