Mahfud MD Heran! Jokowi dan Gibran Tak Masuk Daftar Penyadapan, Ada Apa?
JAKARTA, iNews.id - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mempertanyakan tidak adanya nama Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam daftar pihak yang diduga menjadi target penyadapan ilegal. Padahal, menurutnya, keduanya merupakan tokoh masyarakat yang semestinya juga masuk dalam daftar pihak yang diperiksa terkait kasus tersebut.
“Iya (Gibran) tidak disadap, Jokowi juga enggak disadap, padahal tokoh masyarakat juga, ya kan. Ini tokoh masyarakat malah yang disadap, Jokowi kok engga, Gibran kok engga,” kata Mahfud dalam wawancara di YouTube iNews, dikutip Jumat (6/11/2026).
Mahfud juga mengungkapkan namanya disebut masuk dalam daftar pihak yang diduga menjadi target penyadapan. Namun, dia justru mengaku tidak keberatan jika komunikasi pribadinya dipantau.
“Katanya Mahfud MD ada di situ (daftar penyadapan). Kalau saya senang sih kalau disadap. Dulu ketika ada pengumuman semua pejabat menyerahkan daftar HP, saya serahkan semua ke KPK ‘ini punya istri saya, ini anak saya, ini HP saya sekian’,” ucap Mahfud.
Dia menjelaskan, secara pribadi bersedia memberikan izin penyadapan terhadap telepon seluler miliknya maupun anggota keluarganya.