Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK: Total Gratifikasi Sepanjang 2025 Tembus Rp16,4 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Mahfud MD: KPK Makin Terpuruk, Jadi Alat Hajar Lawan Politik Penguasa

Rabu, 07 Agustus 2024 - 10:46:00 WIB
Mahfud MD: KPK Makin Terpuruk, Jadi Alat Hajar Lawan Politik Penguasa
Menko Polhukam Mahfud MD (tangkapan layar YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin hari semakin terpuruk. Bahkan KPK tidak sanggup melepaskan diri dari kepentingan politik.

Hal itu disampaikannya dalam video di kanal Mahfud MD Official di YouTube. Mahfud mulanya berbicara tentang pentingnya KPK dikembalikan ke masa-masa awal lembaga ini dibentuk.

Menurutnya, KPK harus kembali ditakuti sekaligus dibanggakan oleh masyarakat karena independen, profesional dan berani memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Mahfud berharap, pergantian pimpinan KPK dan presiden nanti dijadikan momentum untuk memperbaiki lembaga antirasuah ini.

“Semakin hari KPK semakin terpuruk dan tidak berdaya, termasuk tidak sanggup melepaskan diri dari kepentingan politik. KPK kini ditengarai menjadi alat untuk menghajar lawan politik penguasa, sekaligus melindungi teman politik penguasa,” ujar Mahfud, Rabu (7/8/2024).

Mahfud mengatakan, saat ini banyak kasus yang didiamkan KPK. Sementara ada juga kasus yang diusut KPK untuk memberangus pihak yang berseberangan dengan penguasa.

“Sejumlah kasus didiamkan. Kasus lainnya diangkat dan disidik untuk memberangus pihak yang berseberangan dengan penguasa," katanya.

Menurutnya, hal itu sudah terbukti dari kasus-kasus yang masuk ke pengadilan. Termasuk kasus korupsi menteri.

“Kalau mengatakan itu atas nama putusan pengadilan, ya buktinya sudah, sudah banyak menteri yang kemudian kebetulan punya, apa namanya, kepentingan politik yang tidak sejalan dengan penguasa itu masuk (pengadilan),” ujar dia.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut