Mahfud MD: Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada Capai 2,2 Persen

Riezky Maulana ยท Senin, 23 November 2020 - 23:48:00 WIB
Mahfud MD: Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada Capai 2,2 Persen
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Kemenko Polhukam)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut terjadi pelanggaran protokol kesehatan selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Jumlahnya pelanggaran sebesar 2,2 persen dari total 73.500 kegiatan kampanye hingga hari ke-59 kampanye.

"Ada pelanggaran protokol kesehatan terjadi sebanyak 2,2 persen dari 73.500 event. Itu pelanggarannya kira-kira 1.510 protokol kesehatan. Itu pun yang kecil-kecil, misalnya lupa pakai masker, jumlah di ruangan lebih dua orang, dan sebagainya," kata Mahfud di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Menurut Mahfud, beberapa pelanggaran itu telah diproses hukum. Termasuk yang diproses adalah 16 kasus yang tergolong pidana khusus.

"Jadi jangan bilang bahwa tidak ada tindakan. Semua sudah ditindak, ada yang melanggar protokol, ada yang diperingatkan langsung berubah, kemudian ada yang diproses pidana dan sebagainya," katanya.

Dia mengimbau agar pasangan calon dan juga tim kampanye tertib dalam menjalankan protokol kesehatan. Jika melanggar, kata Mahfud, sanksi yang diberikan bisa diskualifikasi.

"Jangan main-main kepada paslon dan tim kampanye-nya, karena kalau melakukan pelanggaran protokol kesehatan kami tindak seperti yang lain. Bahkan sampai diskualifikasi, tergantung pada kapasitas pelanggarannya," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Mahfud pun meminta agar masyarakat mendukung pelaksanaan Pilkada yang hanya lima tahun sekali. Menurutnya, momen inilah yang memberi kesempatan setiap individu menentukan pemimpin mereka sendiri.

"Kita juga mohon agar masyarakat diberi pemahaman, agar berpartisipasi di dalam pilkada, karena lima tahun pemimpin akan ditentukan oleh pilihan mereka sendiri," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto