MAKI Minta Prabowo Bahas Pemulangan Riza Chalid dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim
JAKARTA, iNews.id - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menyampaikan surat terbuka terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dalam surat itu, ia meminta agar Prabowo membahas terkait pemulangan tersangka korupsi minyak Pertamina Riza Chalid kepada Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim.
"Kami memohon kepada Bapak Prabowo Subiyanto selaku Presiden RI untuk berkenan membahas pemulangan Riza Chalid saat bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim," ujarnya melalui keterangannya, Senin (28/7/2025).
Diketahui, Prabowo dan Anwar Ibrahim akan bertemu pada Senin (28/7/2025) sore nanti di Istana, Jakarta. Dalam pertemuan itu, mereka dijadwalkan membahas hubungan kerjasama di segala bidang.
"Namun, di sisi lain Kejaksaan Agung belum mampu menangkap dan menahan Riza Chalid dikarenakan tidak tinggal dalam negara RI dan diduga tinggal atau pernah tinggal di Malaysia, meskipun kabar terakhir Riza Chalid telah terbang dari Malaysia ke Jepang," ungkap dia.
Maka itu, kata dia, pihaknya memohon pada Prabowo berkenan membahas pemulangan Riza Chalid saat bertemu Anwar Ibrahim. Sebabnya, pemulangan Riza Chalid diperlukan kerja sama yang baik antara kedua pemerintahan RI dan Malaysia.
"Meskipun menjadi kewajiban Pemerintah Malaysia memulangkan WNI yang bermasalah hukum, namun pembicaraan khusus Bapak Prabowo Subianto dengan (PM Malaysia) YAB Anwar Ibrahim tetap diperlukan guna memastikan atau mempercepat pemulangan Riza Chalid," kata Boyamin.
Selain itu, MAKI optimistis pembahasan pemulangan Riza Chalid akan membuahkan hasil. Sebabnya, pengalaman masa lalu, Pemerintah RI mampu memulangkan Djoko Tjandra dari Malaysia dikarenakan hubungan baik kerja sama kedua negara.
"Hal ini menjadi modal kuat bagi Pemerintah RI guna memulangkan Riza Chalid dari Malaysia. Sekian Permohonan ini, kami haturkan terima kasih atas perkenan Bapak Presiden RI menindaklanjuti permohonan ini," katanya.
Editor: Puti Aini Yasmin