Maklumat Kapolri Dicabut, Polri Pastikan Tetap Awasi Protokol Kesehatan Covid-19

Irfan Ma'ruf ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 01:05 WIB
Maklumat Kapolri Dicabut, Polri Pastikan Tetap Awasi Protokol Kesehatan Covid-19

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis Nomor MAK/2/III/2020 yang diterbitkan pada 19 Maret 2020, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19) dicabut. Pencabutan itu diatur dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Idham Azis, dengan Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 yang ditandatangani As Ops Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono membenarkan surat telegram Kapolri Jenderal Idham Azis tersebut. Dengan dicabutnya Maklumat Kapolri, menurut dia, Korps Bhayangkara tetap akan melakukan pengawasan dan pendisiplinan soal penerapan protokol kesehatan pada masyarakat.

"Ya benar (surat telegram dalam rangka New Normal). Tapi dalam hal ini, Polri akan tetap menjalankan tugasnya dalam rangka memastikan standar protokol kesehatan ke warga tetap berjalan," katanya saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Argo memastikan, polisi tetap melakukan edukasi dan sosialisasi pendisiplinan dan pengawasan yang ketat soal penerapan protokol kesehatan menjelang pelaksanaan kehidupan normal yang baru dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

"Polri masih tetap dalam prinsip awal soal tugas pendisiplinan protokol kesehatan ini, melakukan edukasi dan sosialisasi persuasif kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut Argo, pemerintah terus mengingatkan masyarakat jelang new normal tetap disiplin dan komitmen yang tinggi soal penerapan standar protokol kesehatan. TNI dan Polri akan tetap berada di 1.800 titik membantu Pemerintah dalam mendisiplinkan masyarakat selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Tujuannya, Argo mengungkapkan, agar Indonesia bisa menerapkan tatanan kehidupan normal yang baru atau New Normal. "Pengawasan dan pendisiplinan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," tuturnya.

Terkait dengan surat telegram itu, Argo menyebut, Polri juga akan meningkatkan kerja sama lintas sektoral dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kemudian, melakukan sosialisasi dan edukasi secara terus menerus bersama stakeholder untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

"Lakukan koordinasi secara intensif dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di daerah. Bagi daerah-daerah yang masih menerapkan PSBB/daerah yang masih dalam kategori orange dan merah tetap lakukan pembatasan kegiatan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Editor : Djibril Muhammad