Ma'ruf Amin Ajak Tokoh Lintas Agama Buat Pedoman Beribadah Cegah Korona

Antara ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 14:51:00 WIB
Ma'ruf Amin Ajak Tokoh Lintas Agama Buat Pedoman Beribadah Cegah Korona
Wakil Presiden Ma`ruf Amin saat kuliah umum di Universitas Mataram, NTB, Rabu (19/2/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak para tokoh lintas agama menyusun pedoman beribadah dan berkegiatan keagamaan, khususnya yang melibatkan banyak umat. Pedoman itu tidak lain demi mencegah penyebaran virus korona atau covid-19.

"Saya mengajak para tokoh agama, pimpinan majelis agama untuk sama- sama merumuskan pedoman keagamaan tentang pelaksanaan ibadah, khususnya yang bersifat massal atau berjamaah, dalam rangka menciptakan iklim ibadah yang kondusif bagi pencegahan penyebaran virus," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Dalam menjalankan ibadah, Ma'ruf meminta masyarakat mendahulukan aspek keselamatan dan kesehatan. Khusus mengenai mewabahnya virus korona, umat muslim juga diminta untuk menghindari keramaian.

"Dalam suasana saling bekerja sama untuk mencegah dan menangani wabah corona ini, saya mengajak seluruh umat beragama untuk menjalankan ibadah, menyelenggarakan kegiatan keagamaan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, aspek kesehatan bagi sesama," katanya.

Ma'ruf juga meminta panitia pelaksana menunda penahbisan Uskup Ruten, Mgr. Siprianus Hormat di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia berharap panitia dan masyarakat setempat dapat mematuhi imbauan pemerintah pusat dan daerah.

"Hari ini berlangsung penahbisan Uskup Ruteng. Gubernur NTT (Viktor Bungtilu Laiskodat) telah menyampaikan anjuran untuk menunda acara demi keselamatan dan kesehatan bersama," ujarnya.

Selain penahbisan Uskup Ruteng, acara keagamaan yang melibatkan orang banyak juga terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan, yaitu Ijtima Dunia 2020 Zona Asia, yang telah dibatalkan pemda setempat. Wapres Ma'ruf juga mengapresiasi pembatalan Tabligh Akbar tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona.

Editor : Djibril Muhammad