Masalah Kesehatan, 134 Jemaah Haji Akan Ikuti Safari Wukuf
MEKKAH, iNews.id - Sebanyak 134 jemaah haji Indonesia akan melaksanakan wukuf di Arafah Jumat (8/7) besok dengan menaiki kendaraan bus, karena sakit dan masih dalam perawatan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Dalam istilah lain, jemaah yang harus diangkut dengan kendaraan khusus untuk ke Arafah ini sering disebut disafariwukufkan.
Jumlah tersebut merupakan data terakhir pencocokan yang dihimpun antara KKHI dengan Bidang Bimbingan Ibadah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Jumlah ini masih tentatif karena sangat dimungkinkan bertambah atau berkurang hingga masa wukuf besok siang.
Dari 134 jemaah tersebut, terdata 106 di antaranya akan disafariwukufkan dengan menaiki bus secara duduk dari KKHI. Kemudian ada 27 jemaah yang disafariwukufkan dengan cara berbaring dari KKHI. Selain itu ada satu jemaah yang disafariwukufkan dengan cara duduk dari Rumah Sakit Arab Saudi.
Selain itu, ada juga 27 jemaah yang sakit dan harus dibadalhajikan karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk diberangkatkan ke Arafah. Rinciannya ada 15 jemaah sakit berat di KKHI dan 12 sakit berat di RSAS.
Usai Viral di TikTok, Perempuan Penyanyi Lagu Sikok Bagi Duo Minta Maaf
Hasil koordinasi juga mencatat hingga sore ini ada 56 jemaah haji Indonesia yang akan dibadalhajikan. Rinciannya adalah 27 jemaah meninggal saat tiba di Saudi, 1 jemaah wafat di embarkasi, dan 1 wafat pada 2019.
Gugat Cerai Sule, Ini Respons Keluarga Terdekat Nathalie Holscher: Maaf Ya
Penanggung jawab Pos Kesehatan Arafah dr Syahril mengatakan, jemaah safariwukuf akan dibawa ke Arafah pada hari H. Terkait proses safariwukuf, seluruhnya ditangani oleh tim dari KKHI. "Lokasinya juga tidak sini (Pos Kesehatan). Namun kami siap berkoordinasi agar jemaah semuanya bisa wukuf dengan lancar meski hanya sebentar," katanya.
Editor: Berli Zulkanedi