Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Destry Damayanti Dilantik jadi Gubernur BI Sore Ini, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.625
Advertisement . Scroll to see content

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS 

Rabu, 02 September 2026 - 16:08:00 WIB
Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS 
Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah 19 poin ke level Rp17.763 per dolar AS pada perdagangan, Rabu (2/9/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi ini mendorong inflasi bulanan (month-to-month) menjadi 0,21 persen dari sebelumnya deflasi 0,14 persen, serta mengerek inflasi tahunan (year-on-year) ke level 3,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,88 persen.

Di dalam negeri, lonjakan harga komoditas pangan pokok berpotensi menekan daya beli masyarakat serta memicu kekhawatiran terhadap stabilitas harga ke depan. Kendati demikian, laju depresiasi rupiah masih tertahan sebagian oleh kejutan kinerja neraca perdagangan yang mencatatkan surplus berkat penguatan sektor ekspor.

Dari sisi regulator domestik, Gubernur Bank Indonesia yang baru saja dilantik, Destry Damayanti menyampaikan optimisme jangka menengah dengan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2027 berada di kisaran 5,2 persen hingga 6,0 persen. 

Bank sentral turut memperkirakan kurs rupiah pada tahun depan bergerak stabil di rentang Rp17.300 hingga Rp17.800 per dolar AS, inflasi terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat, serta cadangan devisa tetap memadai dengan imbal hasil investasi yang menarik.

Pandangan optimis dari pucuk pimpinan bank sentral yang baru memberikan kepastian arah fundamental bagi stabilitas ekonomi makro nasional. Kerangka proyeksi yang terukur tersebut diharapkan mampu menjaga kepercayaan investor terhadap daya tahan pasar keuangan domestik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut