Melihat Museum Wahyu, Wisata Religi tentang Kisah Nabi Muhammad SAW di Gua Hira
MAKKAH, iNews.id - Museum Wahyu menjadi salah satu destinasi wisata bagi para jemaah haji yang ingin meningkatkan pengetahuan keislaman. Museum ini menampilkan grafik interaktif perjalanan Nabi Muhammad SAW saat menerima Wahyu.
Berdasarkan pantauan, sejumlah tamu undangan haji Raja Salman mendatangi Museum Wahyu untuk merasakan pengalaman spiritual dan budaya tentang sejarah Islam, Rabu (12/6/2024).
Museum Wahyu berada di distrik budaya Hira, dekat Gua Hira di pegunungan Makkah. Di distrik ini tampak berjejer toko-toko yang menjajakan produk khas Arab Saudi hingga mancanegara.
Ada juga penjual setempat yang bisa menggunakan bahasa Indonesia. "Ibu-ibu kesturi beli satu gratis satu, coba dulu halal, uang Jokowi boleh, Anies boleh, Prabowo boleh, Ganjar boleh," kata penjual parfum kesturi itu.
Di depan museum, para tamu disambut dengan video pengenalan Gua Hira berikut tata denah Museum Wahyu. Kemudian para tamu diajak memasuki ruangan berbentuk gua, dipadu dengan tampilan layar lebar dan animasi modern.

Selanjutnya di Balai Wahyu ada video ilustrasi 3D pada layar yang sangat lebar. Pengunjung menikmati tontonan perjalanan Nabi hingga mendapatkan wahyu di dalam museum itu.
Dinding-dinding Balai Wahyu tampak menampilkan riwayat Nabi Muhammad SAW mulai dari tanggal lahir, nama orang tua, nama lain Nabi Muhammad, silsilah keluarga, masa kecil, nabi terakhir, hingga alasan Allah SWT memilih Muhammad SAW menjadi Rasul.
Kemudian, pengunjung diajak menuju gua selanjutnya yakni 'Trail to Hira Cave' atau jalan setapak menuju Gua Hira. Bagian ini memperlihatkan replika Gua Hira tempat Nabi Muhammad menerima wahyu. Berbagai artefak bersejarah ditampilkan di dalam museum Wahyu itu.
Para pengunjung tampak mengabadikan momen menggunakan ponselnya masing-masing. Terakhir, pengunjung dibawa ke tempat oleh-oleh yang penjualnya juga bisa berbahasa Indonesia.
"Botol-botol silakan ini murah-murah, 8 jam panas 8 jam dingin, sayang anak, sayang istri, sayang suami, sayang cucu, Masya Allah, Masya Allah," ucap penjual yang memakai sorban itu.
Terdapat beragam cenderamata hingga oleh-oleh mulai dari Alquran, sajadah, biskuit, kurma, pajangan, tas dan sebagainya. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat langsung Gua Hira karena berada di belakang Museum Wahyu.
Salah satu pengunjung sekaligus penerima undangan haji Raja Salman dari Indonesia, Wasilah Sahabuddin merasa terhormat karena dapat mengunjungi museum yang baru dibuka pada 2023 ini.
"Saya bahagia dan merasa terhormat," kata Wasilah.