Menag Minta Alumni Perguruan Tinggi Islam Jadi Cendekiawan yang Berkontribusi Nyata
JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta seluruh alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia menyatukan visi agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Hal ini disampaikan Menag usai melantik kepengurusan Ikatan Alumni PTKIN yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).
Menag menyampaikan, alumni PTKIN memiliki kekhasan yang kuat. Dia berharap para alumni tidak hanya berhenti sebagai ilmuwan yang menguasai teori, tetapi menjadi sosok cendekiawan yang mampu memberikan solusi bagi bangsa.
"Alumni PTKIN itu kita harapkan, kita ekspektasikan, bukan hanya sebagai ilmuwan yang menguasai ilmu tertentu, tapi juga sekaligus intelektual, menjadi pengamat terhadap gagasan-gagasan dan ilmunya itu, bahkan lebih jauh dari itu, cendekiawan yang memberikan dampak di dalam lingkungan masyarakatnya," kata Menag.
Menag menambahkan, kesamaan visi di lingkungan PTKIN mempermudah proses konsolidasi. Dia ingin alumni menjadi titik pusat dalam kehidupan bermasyarakat.
Senada dengan Menag, Ketua Umum IKA Alumni PTKIN, Idrus Marham menegaskan pembentukan forum nasional ini merupakan inisiasi langsung dari Menag. Idrus menyebut visi ke depan adalah mewujudkan konsep kasih sayang atau rahmatan lil alamin termasuk kepada nonmuslim.