Menag: Permintaan Kuota Haji Akan Menambah Kepadatan di Mina
JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan kapasitas untuk jamaah haji di Mina, Arab Saudi, belum kunjung diperluas. Jika setiap negara, termasuk Indonesia, mendapatkan penambahan kuota justru membuat kawasan untuk mabit (bermalam) di Mina sangat berjubel.
"Saya pribadi menganggap penambahan kuota bisa mengancam keselamatan nyawa jamaah. Kepadatan di luar batas mengerikan," kata Lukman di Jakarta, Rabu (4/7/2018).
Dia mengatakan, kepadatan massa di Mina merupakan salah satu persoalan dalam ibadah haji karena dalam kisaran 2 juta jamaah haji dari seluruh dunia berada di satu tempat untuk melakukan ritual haji.
Kegiatan jamaah di Mina, kata dia, merupakan bagian ibadah haji di musim puncak, yaitu di malam menjelang Hari Arafah 9 Zulhijah. Mabit di Mina memberi kesempatan jamaah haji untuk beristirahat sebelum mereka melakukan prosesi lempar batu atau jumrah.
"Kalau daya tampung Mina tetap seperti saat ini berbahaya jika kuota ditambah. Makkah dan Madinah bisa terus diperluas tapi Mina ini tidak bisa begitu saja," kata dia.