Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Tentukan Awal Ramadan 2026
Advertisement . Scroll to see content

Menag: Sidang Isbat Mekanisme Resmi Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:17:00 WIB
Menag: Sidang Isbat Mekanisme Resmi Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan
Menag Nasaruddin Umar. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

Kriteria tersebut menetapkan ketinggian hilal minimal 3 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam dan elongasi (jarak sudut bulan–matahari) minimal 6,4 derajat. Menurut dia, ketentuan ini bersifat lebih empiris karena didasarkan pada data pengamatan astronomis yang lebih akurat.

Sebelumnya, kata dia, rukyatul hilal menggunakan kriteria 2 derajat. Namun berdasarkan riset, hilal pada ketinggian tersebut hampir mustahil terlihat.

Sehingga, kriteria yang menjadi acuan dinaikkan menjadi 3 derajat untuk kepastian yang lebih tinggi. Sementara elongasi 6,4 derajat merujuk pada batas fisis (danjon limit) yang memungkinkan hilal dapat diamati.

“Kalau kita lihat perhitungan teknologi saat ini, wujud hilal (saat terbenam matahari di Indonesia) masih dalam posisi minus 2 derajat 24 menit 42 detik hingga 0 derajat 58 menit 47 detik. Jadi hampir mustahil bisa dirukyat,” tuturnya.

Dia menambahkan selain faktor ketinggian dan elongasi, kondisi cuaca seperti mendung juga menjadi tantangan. 

“Jadi memang berlapis-lapis tantangannya. Bisa saja hari ini mendung, atau ketinggian hilal dan sudut elongasinya rendah. Semua itu kita pertimbangkan secara cermat,” ucap dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut