Menaker Sebut 88.973 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Berangkat ke 22 Negara

Michelle Natalia ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 18:26 WIB
Menaker Sebut 88.973 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Berangkat ke 22 Negara

Menaker Ida Fauziah. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan mengatakan ada 88.973 calon pekerja migran Indonesia yang akan berangkat ke 22 negara tujuan. Data itu berdasarkan Sistem Komputerisasi (Sisko) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Menaker, Ida Fauziah menjelaskan 14 dari 22 negara tersebut telah berkoordinasi lengkap dengan pemerintah Indonesia terkait pemberangkatan pekerja migran. Negara-negara tersebut yaitu Aljazair, Australia, Hongkong, Korea Selatan, Kuwait, Maladewa, Nigeria, Uni Emirat Arab, Polandia, Qatar, Taiwan, Turki, Zambia, dan Zimbabwe.

Ida mengatakan pengiriman pekerja migran Indonesia sempat vakum selama beberapa bulan karena pandemi covid-19. Rencana pemberangkatan ini mempertimbangkan keputusan sejumlah negara yang telah membuka akses tenaga kerja asing.

"Oleh sebab itu kami memandang perlu membuka kesempatan bagi calon pekerja migran Indonesia di negara tujuan dengan tetap mengedepankan prinsip perlindungan hak pekerja migran dan protokol kesehatan," ucap Ida dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Ida menjelaskan 88.973 calon pekerja migran yang terdaftar Sisko P2MI telah melengkapi tahapan dan persyaratan. Mulai dari registrasi, pelatihan, uji kompetensi, pemeriksaan kesehatan, kelengkapan dokumen seperti VISA, dan yang lainnya.

"Kami juga memastikan kebijakan dan regulasi di negara tujuan telah kondusif. Kalau dihitung potensi remitansi yang dihasilkan akan cukup besar sehingga tak ada untunya bagi pemerintah untuk menunda," katanya.

Berdasarkan data BP2MI, remitansi di tahun 2019 mencapai Rp160 triliun dari 3,7 juta pekerja migran Indonesia. Jika pekerja PMI yang berangkat nantinya sebanyak 88.973 orang, maka akan berpotensi menghasilkan devisa sebesar Rp3,8 triliun.

Editor : Rizal Bomantama