Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari Pendapatan Daerah
Advertisement . Scroll to see content

Mendagri Berikan Apresiasi Pemda yang Capaian Realisasi APBD-nya Tinggi

Selasa, 23 November 2021 - 04:30:00 WIB
Mendagri Berikan Apresiasi Pemda yang Capaian Realisasi APBD-nya Tinggi
Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi Pemda yang mampu merealisasikan APBD Tahun Anggaran (TA) 2021 dengan capaian yang tinggi. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi pemerintah daerah (Pemda) yang mampu merealisasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021 dengan capaian yang tinggi. Baik dalam hal realisasi pendapatan maupun belanja.

Beberapa provinsi yang dinilai persentase realisasi pendapatan tertinggi itu di antaranya, Sumatera Barat, Gorontalo, Riau, Bali, DIY, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Jambi, Lampung, Maluku Utara, dan beberapa provinsi lainnya.

“Di atas 80% itu Provinsi Sumbar, terima kasih banyak, pendapatannya 88,97%, mudah-mudahan nanti di akhir tahun bisa melebihi itu," kata Tito dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Selasa (23/11/2021).

Sementara kabupaten dengan persentase realisasi pendapatan tertinggi  yaitu Sintang, Gayo Lues, Bojonegoro, Bengkalis, Mimika, Kutai Timur, Kudus, Kotawaringin Barat, Purworejo, Gunung Mas.

“Kita melihat ada kabupaten yang pendapatannya bagus. Seperti yang tergambar, Kabupaten Sintang itu 128,56 persen. Ini juga kita lagi mencari tahu dari mana pendapatannya bisa melebihi 100 persen, ini luar biasa,” tuturnya.

Selanjutnya, kota dengan persentase realisasi pendapatan tertinggi antara lain Semarang, Magelang, Blitar, Payakumbuh, Tangerang Selatan, Tomohon, Solok, Tarakan, Metro, Denpasar, dan beberapa kota lainnya.

Pada kesempatan itu Tito juga menyoroti realisasi belanja daerah. Dia mendorong daerah yang realisasinya masih rendah agar mempercepat belanjanya.

“Mungkin ada kontrak-kontrak yang memang harus dibayarkan di akhir tahun, mudah-mudahan itu, silahkan digunakan, silahkan untuk dibayarkan sesuai aturan,” harapnya.

Dalam hal ini provinsi dengan realisasi belanja tertinggi yakni Gorontalo, Kalimantan Selatan, Banten, Jawa Tengah, Lampung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara, DIY, Sumatera Barat, dan beberapa provinsi lainnya. Sedangkan untuk provinsi dengan realisasi belanja terendah, yaitu Papua, Sulawesi Barat, Papua Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan beberapa daerah lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut