Mendagri Optimistis Indonesia Kondusif Usai Pengumuman Pilpres 2019

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 16 Mei 2019 - 16:57 WIB
Mendagri Optimistis Indonesia Kondusif Usai Pengumuman Pilpres 2019

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Banyak pihak bertanya-tanya kondisi Indonesia usai pengumuman Pemilu 2019, baik itu pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif, pada Rabu, 22 Mei 2019. Pengumuman pemenang Pilpres dan Pileg 2019 akan disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo optimistis kondisi Indonesia tetap kondusif pada saat dan pasca-KPU membacakan pengumuman hasil dari rekapitulasi suara nasional pada 22 Mei mendatang.

"Saya optimistis (kondusif)," kata Tjahjo di kantor Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019)

BACA JUGA:

Prabowo Tolak Hasil Pilpres, Jokowi Ingatkan Semua Pihak Taat Konstitusi

Situasi Politik Kian Memanas, Rektor Perguruan Tinggi Se-Sumut Serukan 4 Hal Ini

Kepala Daerah dan Tokoh Nasional Serukan Persatuan usai Pemilu

Tjahjo juga meminta elite-elite yang masih berbeda pendapat untuk kembali saling merangkul untuk menciptakan suasana damai kepada masyarakat. Menurut dia, pemilu bukanlah kerja dari segelintir orang namun juga pesta bangsa yang diikuti seluruh masyarakat.

"Pemilu itu kerjanya parpol, kerjanya timses, kerjanya capres-cawapres yang dikomandani oleh KPU, yang dia secara UU adalah lembaga yang independen, lembaga yang nasional, lembaga yang punya hak untuk melaksanakan dan diperkuat oleh MK," tuturnya.

Kemendagri menilai pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan lancar dan damai. Salah satu buktinya dari pemungutan suara pada Rabu, 17 April 2019 hingga saat ini kondisi di Indonesia terpantau kondusif.

Tjahjo juga memastikan tak ada imbauan khusus kepada ASN ataupun aparat keamanan terkait pengamanan usai Pemilu 2019. "Enggak, mereka sudah tahu peran tanggung jawabnya, dan di daerah sudah ada kapolda, pangdam, ada kapolres ada dandim semua sudah lewat forkompimda sudah mendeteksi semua dengan baik," ujarnya.


Editor : Djibril Muhammad